Memoria Sederhana
Em, Anak angkat

anak yang datang serahkan diri
dan pergi tanpa pamit
citanya menembusi 7 langit
tapi gentar manusia
merasa mereka mengatas dianya

antara hadir dan pergi di sanggar asing
tak jamah sayang emak
tak kenal cita bapak

hati yang dilipur sepanjang hari
dengan jarum, cita dan benang
bernafas dalam kepahitan kasih berlebih

dengar sorak anak di lapangan
nampak bocak masak kue tanah
dara sepi menangisi masa kanak

dara yang menyerah diri dan pergi sonder pamit
tak jumpa keputusan dalam jahit + pingit
dara terpisah yang takut alam keliling

kehadiran dan keruntuhan di ranjang asing

Puisi: Memoria Sederhana
Puisi: Memoria Sederhana
Karya: Surachman R.M.
    Catatan:

    • Surachman R.M. lahir di Garut, Jawa Barat, 13 September 1936



    Baca Juga: Puisi Malam Islami

    Post A Comment:

    0 comments: