Puisi: Ziarah dalam Gereja Gunung (Karya Sitor Situmorang) Ziarah dalam Gereja Gunung Di mana aku berada kau ada Bayangan satu-satunya, demikian kurasa. Benarkah kau ada di sunyi begini Di kedinginan ruang ge…
Puisi: Bunga Batu (Karya Sitor Situmorang) Bunga Batu Kurasa kau tahu, lebih dari lagu Kebisuan lebih berkata dari duka Karena ditinggalkan ia maka setia Pengetahuan, lama sudah membatu Kini d…
Puisi: Pernyataan (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Pernyataan (kepada C.A. ) Aku makin menjauh Dari tempatmu berkata kesekian kali Laut-laut makin terbuka D…
Puisi: Pada Sangkala (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Pada Sangkala Akan selalu terdengar keluh panjang terhadapmu Gangguan yang selalu membatas arwah kami Akan …
Puisi: Jalan Lempang (Karya Sitor Situmorang) Jalan Lempang Pohon-pohon berbaris Di ujung ada rumah Pelancong malam ini Tak tahu ke mana Kicau burung tadi siang 1955 Sumber: Rindu Kelana (Gramedi…
Puisi: Potret Ibu (Karya Sitor Situmorang) Potret Ibu Buat pelukis Sjahri dan Affandi Karena hati penuh kasih Dan hidup dikepung bumi Kubangunkan cahaya ini Di wajah berjalur pedih Mata dipeja…
Puisi: Kolam Renang (Karya Sitor Situmorang) Kolam Renang Untuk Rulan Alpa di tepi kolam renang Aku dan si anak terlentang Meneliti awan di langit biru Seakan mencari alamat sesuatu. Berkaca keb…
Puisi: Bunga (Karya Sitor Situmorang) Bunga Bunga di atas batu Dibakar sepi Mengatas indera Ia menanti Bunga di atas batu Dibakar sepi 1955 Sumber: Rindu Kelana (Gramedia Widiasarana Indo…
Puisi: Kawan (Karya Sitor Situmorang) Kawan Sunyi terbagi Jadi percakapan seorang diri Antara mata 1955 Sumber: Rindu Kelana (Gramedia Widiasarana Indonesia, 1994) Analisis Puisi : Puisi …
Puisi: Cinta (Karya Sitor Situmorang) Cinta Keluasan laut Menyesak dada Napas terpaut Pada rasa seluas maut 1955 Sumber: Rindu Kelana (Gramedia Widiasarana Indonesia, 1994) Analisis Puisi…
Puisi: Kepada Kawan (Karya Sitor Situmorang) Kepada Kawan Kawan, ingin hati berhenti bicara Menulis saja -- rapat pada segala -- (Bila habis pengharapan Tahu tersisa pengertian) Ingin hati diam …
Puisi: Kemarau di Desa Bangkirai (Karya Taufiq Ismail) Kemarau di Desa Bangkirai Seekor anjing melolong larut di lereng bukit bertubir Bulan merah di sungai bulat m…
Puisi: Mimpi (Karya Taufiq Ismail) Mimpi Mimpi yang bernas melepas kejang remaja pandang ranum antara kita mengenggani hadir orang ke-3 Langit p…
Puisi: Memoria Sederhana (Karya Surachman R.M.) Memoria Sederhana Em, Anak angkat anak yang datang serahkan diri dan pergi tanpa pamit citanya menembusi 7 langit tapi gentar ma…