1955

Puisi: Memoria Sederhana (Karya Surachman R.M.)

Memoria Sederhana Em, Anak angkat anak yang datang serahkan diri dan pergi tanpa pamit citanya menembusi 7 langit tapi gentar ma…

Puisi: Tentang Seorang Gadis (Karya W.S. Rendra)

Tentang Seorang Gadis Jelita yang kaya pergi menjalang bau minyak wangi di remang ruang dan kekeh kekeh yang gersang Jelita yang kaya punya banyak ar…

Puisi: Linggau Malam (Karya Motinggo Boesje)

Linggau Malam ketika aku akan pulang terpaksa aku tanyakan hati segala yang terbetik dari laut-birunya liarnya kehidupan berpotret diri-sendiri dalam…

Puisi: Kamar (Karya Motinggo Boesje)

Kamar Buat album Eny d fonni antara tingkap loteng batas dua jendela persiapan kertas hangus rabu dan jaring laba-laba sekeliling tawa keras si gadis…

Puisi: Sirna (Karya Hijaz Yamani)

Sirna (1) (catatan penuh buat Idawati) Pernah hidup ini berlagu kecil-kecilan tetapi bukan karena datang di malam-malam penuh bintang ia hidup mengus…

Puisi: Pelarian (Karya Hijaz Yamani)

Pelarian Jejak terlampau cepat di pelarian Bintang di hati, angin desember meniup hari-hari lambat Dan garis-garis punya warna paduan jiwa – Musim ka…

Puisi: Ia Bernyanyi dalam Hujan (Karya W.S. Rendra)

Ia Bernyanyi dalam Hujan Ia bernyanyi di dalam hujan dan tak seorang tahu darimana datangnya. Tak seorang berani nengok begitu gaib datang…

Puisi: Ulang Tahun (Karya Gerson Poyk)

Ulang Tahun malam dan siangku memait lagi teringat hati: detik dan tanggalku sudah tenggelam dihidup mesin mengisi pagi mengisi siang mengisi malam b…

Puisi: Kamar (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Kamar Kalau aku menjenguk dari kamar ke kamar Warna di mana pun sama: sakit dan kabur samar Pedih karena panas yang menusuk kalbu Kalau si…

Puisi: Keterangan (Karya Toto Sudarto Bachtiar)

Keterangan H.B. Jassin. Dimana berakhirnya mata seorang penyair? Kau sudah lama sekali tahu, kuburan dia Han…

Puisi: Larut (Karya Gerson Poyk)

Larut titik hujan memacu di perut malam air mata membeku dalam canda     dalam lupa     dalam rindu     dalam betah hati berontak di terik siang sisi…

Puisi: Kristus di Medan Perang (Karya Sitor Situmorang)

Kristus di Medan Perang Ia menyeret diri dalam lumpur mengutuk dan melihat langit gugur Jenderal pemberontak segala zaman, Kuasa mutlak te…
© Sepenuhnya. All rights reserved.