Puisi: Linggau Malam (Karya Motinggo Boesje) Linggau Malam ketika aku akan pulang terpaksa aku tanyakan hati segala yang terbetik dari laut-birunya liarnya kehidupan berpotret diri-sendiri dalam…
Puisi: Kamar (Karya Motinggo Boesje) Kamar Buat album Eny d fonni antara tingkap loteng batas dua jendela persiapan kertas hangus rabu dan jaring laba-laba sekeliling tawa keras si gadis…
Puisi: Sirna (Karya Hijaz Yamani) Sirna (1) (catatan penuh buat Idawati) Pernah hidup ini berlagu kecil-kecilan tetapi bukan karena datang di malam-malam penuh bintang ia hidup mengus…
Puisi: Pelarian (Karya Hijaz Yamani) Pelarian Jejak terlampau cepat di pelarian Bintang di hati, angin desember meniup hari-hari lambat Dan garis-garis punya warna paduan jiwa – Musim ka…
Puisi: Ia Bernyanyi dalam Hujan (Karya W.S. Rendra) Ia Bernyanyi dalam Hujan Ia bernyanyi di dalam hujan dan tak seorang tahu darimana datangnya. Tak seorang berani nengok begitu gaib datang…
Puisi: Ulang Tahun (Karya Gerson Poyk) Ulang Tahun malam dan siangku memait lagi teringat hati: detik dan tanggalku sudah tenggelam dihidup mesin mengisi pagi mengisi siang mengisi malam b…
Puisi: Kamar (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Kamar Kalau aku menjenguk dari kamar ke kamar Warna di mana pun sama: sakit dan kabur samar Pedih karena panas yang menusuk kalbu Kalau si…
Puisi: Keterangan (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Keterangan H.B. Jassin. Dimana berakhirnya mata seorang penyair? Kau sudah lama sekali tahu, kuburan dia Han…
Puisi: Larut (Karya Gerson Poyk) Larut titik hujan memacu di perut malam air mata membeku dalam canda dalam lupa dalam rindu dalam betah hati berontak di terik siang sisi…
Puisi: Kristus di Medan Perang (Karya Sitor Situmorang) Kristus di Medan Perang Ia menyeret diri dalam lumpur mengutuk dan melihat langit gugur Jenderal pemberontak segala zaman, Kuasa mutlak te…
Puisi: Gerilya (Karya W.S. Rendra) Gerilya Tubuh biru tatapan mata biru lelaki terguling di jalan. Angin tergantung terkecap pahitnya tembakau bendungan keluh d…
Puisi: Matinya Seorang Petani (Karya Agam Wispi) Matinya Seorang Petani (1) (buat L. Darman Tambunan) Depan kantor tuan bupati tersungkur seorang petani ka…