Puisi: Rina (Karya Rustam Effendi)

Rina

Selamat bangun, selamat sadar, Rina bahari!
Selamat tuan meninggalkan malam.
Singkaplah kelambu,
Jinggapkan parasmu.
Bayangkan senyum put'ri mantari.

Silakan naik, silakan duduk, Penyapu langit!
Silakan berdandan permata nilam.
Taburkan berlian
di rumput dan dahan.
Jinggakan bibir di pantai bukit.

Marilah masuk, marilah mari, Utusan siang!
Mari bukakan darni gumbiran.
Dengarkan dadungku
Berpantun merindu.
Terkenang ada, perkataan kurang.

Siapa penyuruh tuan kemari, o Surya makmur
Mewartakan hari Yaumu'lhasyar.
Kenang Pesuruhnya
hentikan tegahnya.
Itulah erti terima syukur!

Puisi: Rina
Puisi: Rina
Karya: Rustam Effendi

Catatan:
  • Edjaan Tempo Doeloe: Roestam Effendi.
  • Ejaan yang Disempurnakan: Rustam Effendi.
  • Rustam Effendi lahir di Padang, Sumatra Barat, pada tanggal 13 Mei 1903.
  • Rustam Effendi meninggal dunia di Jakarta, pada tanggal 24 Mei 1979.
  • Nama samaran Rustam Effendi adalah Alfaroes. Nama samaran lain yang juga pernah digunakan adalah Rangkajo Elok, Rantai Emas, Rahasia Emas, dan lain-lain.

Baca juga: Puisi Rindu Islami

0 Response to "Puisi: Rina (Karya Rustam Effendi)"

Posting Komentar

close