Sebelum Suatu Elegi

Kusebut engkau ibu tua
dan tak kusebut engkau nenek
karena kerut wajahmu bukan bayang usia tua
tapi derita dari hidup yang jelek

Sekali sepekan engkau datang, Ibu tua
sekali sepekan kudengar suaramu gemetar meminta
dan kukenal wajahmu yang suram duka
seperti mendung di langit jauh di desa-desa

Hari ini engkau datang pula
dan masih kita jumpa, Ibu tua
dan masih aku kembali jadi gembira
seperti dari ngeri mimpi tiba-tiba kembali terjaga

Sebab sekali ngeri  itu bukan mimpi lagi
kalau nanti engkau tak pernah datang kembali
dan tak kutahu di mana, mungkin di jalan kampung
yang sepi
engkau terlantar mati

Puisi: Sebelum Suatu Elegi
Puisi: Sebelum Suatu Elegi
Karya: Hartojo Andangdjaja
    Catatan:
    • Edjaan Tempo Doeloe: Hartojo Andangdjaja.
    • Ejaan yang Disempurnakan: Hartoyo Andangjaya.
    • Hartojo Andangdjaja lahir di Solo, Jawa Tengah, 4 Juli 1930.
    • Hartojo Andangdjaja meninggal dunia di Solo, Jawa Tengah, 30 Agustus 1990 (pada umur 60 tahun).
    Baca Juga: Puisi Cinta untuk Mantan

    Post A Comment:

    0 comments: