Puisi: Malam Pun Jatuh di Pekanbaru (Karya Gunoto Saparie) Malam Pun Jatuh di Pekanbaru malam pun jatuh di pekanbaru ketika jalanan basah sehabis gerimis tak ada lagi bulan, puisi tinggal tiga baris senapela…
Puisi: Serda KKO Anumerta Janatin alias Usman bin H. Moh. Ali (Karya Sides Sudyarto D. S.) Serda KKO Anumerta Janatin alias Usman bin H. Moh. Ali, dan Kopral KKO Anumerta Harun bin Said alias Tohir - 1968 Usman dan Harun perajurit berdarah …
Puisi: Kenangan dan Kesepian (Karya W.S. Rendra) Kenangan dan Kesepian Rumah tua dan pagar batu. Langit di desa dan sawah dan bambu. Berkenalan dengan sepi pada kejemuan di…
Puisi: Pesan Ruth pada Tiap Perawan (Karya Sitor Situmorang) Pesan Ruth pada Tiap Perawan Ke mana kau pergi, ke sana aku pergi, Di mana kau tinggal, di sana aku tinggal Bangsamu akan menjadi bangsaku, …
Puisi: Pulanglah, Kasihku! (Karya Lalik Kongkar) Pulanglah, Kasihku! Hujan hampir merinai Sedangkan kau tak juga tiba Mungkin kau lupa Janji temu di sore ini Mungkin kau juga tak ingat Aku tak hanya…
Puisi: Lagu 1952 (Karya Sitor Situmorang) Lagu 1952 Sebuah lagu dari hati di bawah jembatan malam-malam rindu kota ini. Kenangan demi kenangan jadi bagian yang mengaliri diri. Sebuah su…
Puisi: Sri Susuhunan Paku Buwono VI (Karya Sides Sudyarto D. S.) Sri Susuhunan Paku Buwono VI Susuhunan, kau naik takhta Surakarta ketika jaman sedang kelam Penjajahan Belanda selalu menghalang Semua gerak laku ban…
Puisi: Senyum Nenek (Karya Gunoto Saparie) Senyum Nenek senyummu kekal di hati lebih dari sekadar puisi restu tulus penuh kasih kesejukan telaga nan jernih kuingat selembar daun sirih dalam ku…
Puisi: Pagi (Karya Linus Suryadi AG) Pagi Dan pada pagi kebangunan dunia Langit bersulam kain tembaga Tapi langit anganmu merah saga Ketimpa ge…
Puisi: Siapakah Mengetuk Pintu (Karya Gunoto Saparie) Siapakah Mengetuk Pintu siapakah mengetuk pintu saat malam sunyi lingsir? gerimis membasuh waktu senyap memberat dan risau hadir benarkah kau bertamu…
Puisi: Kawan (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Kawan Biasanya dia berjalan malam-malam Menggigil karena angin terlalu tajam Orang-orang memandangnya dengan membelalak Tapi aku tidak …
Puisi: Pantai Laut Utara (Karya Ajip Rosidi) Pantai Laut Utara Menjelang Tengah Malam Angin dingin naik ke puncak bukit menyisir rambutmu yang meriap nakal denga…