Puisi: Kroncong Tenggara (Karya Nirwan Dewanto) Kroncong Tenggara Dawaiku bergetar di atas danau swaraku tergelar sampai ke pulau, syairku terang bersemu hijau, lidahku sebidang kulit limau. Kepak …
Puisi: Tengku Amir Hamzah (Karya Sides Sudyarto D. S.) Tengku Amir Hamzah Amir Hamzah , Raja Penyair Pujangga Baru Engkau pengabdi pembela bahasa Indonesia Terjun selalu dalam pergerakan nasional Berbakti…
Puisi: Anugerah (Karya Rani Maharani) Anugerah Tuhan telah memberikan Kebaikan di semesta alam Diciptakan untuk insan Agar hidup dalam kesejahteraan Air mengalir membasahi Hujan turun men…
Puisi: Tamasya (Karya Trisno Soemardjo) Tamasya Marilah di sini melepaskan beban yang mengutuk kita di kota Dan jadi anak manusia yang kagum menghadap rasa. Kita membonceng di punggung alam…
Puisi: Gadis Peminta-minta (Karya Toto Sudarto Bachtiar) Gadis Peminta-minta Setiap kita bertemu, gadis kecil berkaleng kecil Senyummu terlalu kekal untuk kenal duka …
Puisi: Sungai di Tepi Jalan Raya (Karya Gunoto Saparie) Sungai di Tepi Jalan Raya ada kisah mengalir pada sungai di tepi jalan raya riang bocah-bocah bermain air gadis-gadis dengan dada terbuka ada angin b…
Puisi: Jejak (Karya Gunoto Saparie) Jejak mengapakah kau sok tahu bahwa ada jejakku kelam di kotamu? tidak, tak pernah terekam dalam catatan tak kutulis tentang airmata berlinangan di g…
Puisi: Pantun Hati Rindu (Karya Kurniawan Junaedhie) Pantun Hati Rindu Kalau aku meradang jatuhlah dari langit 1000 bintang Siapkah kamu menadahnya Dengan dua…
Puisi: Ketika Mendengar Tangis (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Ketika Mendengar Tangis Kaudengarkah tangis bocah itu sejak tadi suaranya menebari desa sunyi merambati bi…
Puisi: Berdiri Aku (Karya Amir Hamzah) Berdiri Aku Berdiri aku di senja senyap Camar melayang menepis buih Melayah bakau mengurai puncak Berjulang datar ubur terkembang…
Puisi: Bahwa Maut (Karya Gunoto Saparie) Bahwa Maut bahwa maut bagaikan ujung lagu gema terakhir sebelum lenyap sebelum waktu habis mengabu sebelum berhenti kita bercakap kutandai tatapan da…
Puisi: Mawar Terjauh (Karya Nirwan Dewanto) Mawar Terjauh Kau benih hujan pagi hari, aku payung yang lama iri. Kau airmata di ujung jari, aku saputan…
Puisi: Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya (Karya Lasinta Ari Nendra Wibawa) Saat Kelelahan Berlomba Mengejarmu di Jalan Raya ( Kinanthi Anggraini ) Tanggungjawab tergesa-gesa membangunk…