Puisi: Sekali Sebulan (Karya M. Balfas)

Sekali Sebulan

Sekali sebelum kami terjaga bertanya
bagaimana bulan bisa besar di kaca
di negeri tiada cinta
dan gairah sudah banyak terlupa

Sekali sebulan kami terjaga
menikmati bulan besar di kaca
bagai membalik-balik album
sampai habis kami baca

Kami sekarang sudah bertiga
tapi kami masih menunggu
bulan bisa besar di kaca
dan ada api yang bisa bakar badan seluruh

Kami sekarang sudah berempat
pergi pagi pulang sore pukul
Untuk lain tiada sempat
kami hanya menunggu mengharap

Sekali sebelum bisa terjaga
bagaimana badan bisa besar di kaca
dan gairah begitu besar bisa terdekap
Di negeri tiada cinta
dan gairah banyak terlupa

25 April 1960

Puisi: Sekali Sebulan
Puisi: Sekali Sebulan
Karya: M. Balfas
    Catatan:
    • Nama lengkap Muhammad Balfas.
    • M. Balfas lahir di Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, 25 Desember 1922.
    • M. Balfas meninggal dunia di Jakarta, 5 Juni 1975 (pada umur 52 tahun).
    • M. Balfas termasuk dalam Angkatan '45.
    Baca Juga: Puisi Cinta Zaman Dahulu
    Blogger
    Disqus
    Komentar

    Tidak ada komentar