Puisi: Gerhana (Karya Sugiarta Sriwibawa)

Gerhana

Gerhana
Lakonmu yang keramat
Kala kelambu malam luruh
Serpih awan menyisih, bayang-bayang terbasuh
Sosok tak merupa, antara semua alamat
Dan wujud yang menolak makna

Bisik yang sepoi, selenting
bambu yang mengusik hening
Satu bunyi merangkum sejuta nada
Namun terasa usapan getar
Mengharap cahaya sekunar
Sebelum larut di cakrawala semesta

Bawa daku, humbalangkan daku
Melengkung dalam gelombang abadi
Ke sawang bimasakti

Akulah insan
Nun di sana
(Hoooi, manusia bumi, dengarkan!)
Aku lagi membangun kerajaan

Jakarta, 1982
Puisi: Gerhana
Puisi: Gerhana
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Puisi Pertemuan dan Perpisahan

0 Response to "Puisi: Gerhana (Karya Sugiarta Sriwibawa)"

Posting Komentar