Puisi: Tembang Kerinduan (Karya Fridolin Ukur)
Puisi: Tembang Kerinduan
Karya: Fridolin Ukur
Tembang Kerinduan
Ulang Tahun ke-107
Gereja Batak Karo Protestan
Retreat Center - Suka Makmur
18 April 1997
Raut wajahmu masih seperti dulu, Bunda!
Seperti gunung si piso-piso,
keningnya tak pernah mengerut
walaupun ribuan pisau berkarat
mencabik-cabik kehijauan yang terhampar
Raut wajahmu masih seperti dulu, Bunda!
Ketika benih cinta
mekar di rahimmu 107 tahun lalu;
seperti air terjun si piso-piso
tak renta dimakan zaman
setia memberi kesejukan
bagi perbatasan bumi karo
Pada awalnya kau bertanya
pada tangan-tangan putih
yang mengajakmu berjalan
menelusuri lembah dan ngarai
bebukitan dan gunung-gunung
menjelajahi liku-liku tanah karo
Kini kau tak bertanya lagi,
kau bercerita
pada putra-putrimu
anak-anak bangsa,
tentang cinta bermekaran dari rahimmu
tentang pengampunan tercurah dari sorga!
Hari ini aku datang menyeret kakiku yang renta
ingin menyanyi di hari ulang tahunmu,
walaupun sumbang, tapi
inilah senandung kasih
inilah madah puja
inilah kidung cinta
yang tak pernah layu!
Sumber: Wajah Cinta (2000)
Puisi: Tembang Kerinduan
Karya: Fridolin Ukur
Biodata Fridolin Ukur:
- Fridolin Ukur lahir di Tamiang Layang, Kalimantan Tengah, pada tanggal 5 April 1930.
- Fridolin Ukur meninggal di Jakarta, pada tanggal 26 Juni 2003 (pada umur 73 tahun).