Puisi: Jejak Terputus-putus (Karya Leon Agusta)

Jejak Terputus-putus

Sudah sia-sia menunggu
Tak sempat lagi bahkan buat bicara
Walau sesaat rasa gegas datang memisah
Esok antara kita jejak terputus-putus

Seakan kita pilih sikap tak peduli
Memang
Sebab kita terpaksa mengerti
Rindu yang datang sekali-sekali, cukuplah
Kemudian dada jadi dingin

Penjara Tanah Merah
Pekanbaru, 1970
Puisi: Jejak Terputus-putus
Puisi: Jejak Terputus-putus
Karya: Leon Agusta


Catatan:
  • Leon Agusta lahir di Sigiran, Nagari Tanjung Sani Maninjau, Sumatra Barat, 5 Agustus 1938.
  • Leon Agusta meninggal dunia di Kota Padang, 10 Desember 2015 (pada umur 77 tahun).

Baca juga: Puisi Galau
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar