Persetujuan dengan Kaca

Kaca yang menunggu
Halus wajah rambut
Bersih mengalun mau
Bukan bocah lagi

Aku yang menunggu
Jantung kaca tahu
Mendenyut peristiwa
Mukaku terbuka
Sehari berapa
Kali berganti

Pada hari jika
Saling meninggalkan
Aku pergi
Kaca mati.

Puisi: Persetujuan dengan Kaca
Puisi: Persetujuan dengan Kaca
Karya: Sugiarta Sriwibawa

Catatan:
  • Sugiarta Sriwibawa lahir di Surakarta, pada tanggal 31 Maret 1932.
Baca juga: Puisi Kehidupan Singkat

Post A Comment:

0 comments: