Puisi: Berkaca (Karya Leon Agusta) Berkaca Kuterima telanjang dari kaca Berdua terasa tolol dan sia-sia Kugapai bayangan yang lain Untuk minum bersama Gelas masih p…
Puisi: Seribu Kaca (Karya Beni Setia) Seribu Kaca seribu kaca mengacakan wajah mata (yang satu api, yang satu air) mengekalkan sayap waktu. Langit lengkung terkadang kami menaiki tiang bu…
Puisi: Kupu-Kupu Kaca (Karya Kriapur) Kupu-Kupu Kaca Sehabis meninggalkan jejak kemarau lama lalu kupu-kupu menjadi kaca Aku makin mengerti keluh bumi ini Malam menjadi jal…
Puisi: Pintu Kaca (Karya Slamet Kuntohaditomo) Pintu Kaca Sahabatku mandor belanda telah menciptakan di antara letak jambangan-jambangan bunga plastik. Misalnya ditanam dalam ruangan apa perlu pen…
Puisi: Dalam Kaca Duka pun Putih (Karya Iwan Fridolin) Dalam Kaca Duka pun Putih Dalam kaca duka pun putih Mainan warna-warna. Seribu sajak Yang kita tulis dulu Satu hari sebelum turun gerimis Dan kemudia…
Puisi: Persetujuan dengan Kaca (Karya Sugiarta Sriwibawa) Persetujuan dengan Kaca Kaca yang menunggu Halus wajah rambut Bersih mengalun mau Bukan bocah lagi Aku yang menunggu Jantung kaca tah…
Puisi: Dari Balik Kaca Sebuah Menara (Karya Fikar W. Eda) Dari Balik Kaca Sebuah Menara Dari balik kaca sebuah menara merangkum kota sampai kaki langit Dari balik…
Puisi: Taman dalam Kaca (Karya Dorothea Rosa Herliany) Taman dalam Kaca Kutawar lagi pertengkaran, saat-saat menanam kebosanan menunggumu. hidup jadi terasa tawar, beribu-ribu warna senja. dan ba…
Puisi: Lanskap Kaca Kamar Pagi Rumah Penginapan (Karya F. Rahardi) Lanskap Kaca Kamar Pagi Rumah Penginapan embun turun di atas daun-daun di atas dimensi-dimensi kota di atas jalur-jalur jalanan tua embun …
Puisi: Rumah Kaca (Karya Bambang Widiatmoko) Rumah Kaca : Sapardi Djoko Damono Di rumahmu di tepian Situ Gintung Mengapa dosa menjadi bayangan Yang memantul di pintu dan jen…
Puisi: Lemari Kaca (Karya Z. Pangaduan Lubis) Lemari Kaca Dalam lemari kaca pada sudut ruangan sejarah tersimpan duka cita Dalam lemari kaca berbaris boneka mainan, mereka para pahlawan yang dilu…
Puisi: Serpihan Kaca (Karya Kang Thohir) Serpihan Kaca Menampung derita yang tak bersudahan Menapaki terjal bebatuan Melintasi kerikil kecil dan serpihan kaca Merasa kesakitan kian mendera D…
Puisi: Jendela Kaca (Karya Trisnojuwono) Jendela Kaca Mimpinya di balik jendela pada dara kecil punya poni (lembutnya jika menari!) Piano dalam dirinya tak henti-henti mengalun-lepaskan &quo…
Puisi: Berkaca pada Waktu (Karya Tjahjono Widarmanto) Berkaca pada Waktu seranting waktu tanggal dari dahannya batangnya mengering haus mata air seperti dusun yang jadi renta jalan dan tikunga…