Puisi: DOA (Karya Rachmat Djoko Pradopo)

DOA

doa demi doa telah diucapkan
tetapi akan selalu diucapkan beribu kali
bahkan maling pun berdoa
ketika mau mencuri harta

doa demi doa telah diucapkan
dan tak akan pernah berhenti
aku pun berdoa pada-Mu
semoga sampai akhir denyut nadiku

doa demi doa telah diucapkan
semoga doaku sampai pada-Mu
Amien!

Puisi: DOA
Puisi: DOA
Karya: Rachmat Djoko Pradopo


Catatan:
  • Rachmat Djoko Pradopo lahir di Klaten, Jawa Tengah, 3 November 1939.

Baca juga: Puisi Kenangan Sedih
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar