1993

Puisi: Kinanthi Besalen Pandai Besi (Karya Iman Budhi Santosa)

Kinanthi Besalen Pandai Besi Kepada tungku, kepada palu baja sedia bersekolah. Mau berguru berpijar menakar desis ububan ikhlas tinggal bahan kembali…

Puisi: Maklumat Penyair (Karya Wiji Thukul)

Maklumat Penyair Pernah bibir pecah ditinju tulang rusuk jadi mainan tumit sepatu tapi tak bisa mereka meremuk: kata-kataku! …

Puisi: Ketika Angin Mengangkut Dingin Laut (Karya Rachmat Djoko Pradopo)

Ketika Angin Mengangkut Dingin Laut angin mengangkut dingin laut dingin hujan dionggokkan di tengah jalan orang-orang menggigil mencari keha…

Puisi: Maju Tak Gentar (Karya Mustofa Bisri)

Maju Tak Gentar Maju tak gentar Membela yang mungkar. Maju tak gentar Hak orang diserang. Maju tak gentar "Pasti kita menang!&quo…

Puisi: Dzikir (Karya Dimas Arika Mihardja)

Dzikir Kueja makna kata-Nya penuh damba Sia-sia sembunyikan airmata Duka di hadapan-Nya Maha Sempu…

Puisi: Gemercik Gerimis di Retak Nisan (Karya Iwan Simatupang)

Gemercik Gerimis di Retak Nisan Pada satu kemarau berkepanjangan Di kerajaan padang hanya padang Bersabda bagi…

Puisi: Qasidah Cinta Semata (Karya Dimas Arika Mihardja)

Qasidah Cinta Semata Kulidahkan bahasa sajadah bagi sang guru batinku Aku datang mendekap mesjid menguntai wirid Sajadah basah airmat…

Puisi: Hujan yang Datang (Karya Remmy Novaris DM)

Hujan yang Datang hanya sebuah hotel. orang datang. orang pergi dari kota-kota tak dikenal. mengabarkan ajal. (siapa yang terpelanting dari lantai tu…

Puisi: Nyanyian Menara (Karya Wayan Jengki Sunarta)

Nyanyian Menara bila aku menjelma air mengikis cadas hatimu ke mana akan kualirkan gelisah ini o, kau yang berbunga di ladang kering jiwak…

Puisi: Mitologi Keluarga Kami (Karya Zen Hae)

Mitologi Keluarga Kami : frans nadjira lihat, ibu mengunyah permen di beranda merasa burung di gaunnya berkicau. ada angin menerb…

Puisi: Lalu Katamu (Karya Fridolin Ukur)

Lalu Katamu Setangkai sajak untuk kawanku: Liam Khiem Yang          (I)         Tugasku hanya membuat sajak         tentang d…

Puisi: Sajak untuk Sebuah Jalan (Karya Aslan Abidin)

Sajak untuk Sebuah Jalan akan ada saatnya, kami turun ke jalan. menorehkan luka di tembok-tembok, menjeritkan ketakutan-ketakutan ke langit, atau mun…
© Sepenuhnya. All rights reserved.