Puisi: Matahari Segi Empat (Karya Rachmat Djoko Pradopo)

Matahari Segi Empat

Kata-katamu segi empat seperti matahari
Aku yang mendengarkannya cuma bias terganga
Tapi apakah yang lebih biru dari bulan
Kecuali kata-kata yang segi  tiga
    O, alangkah malangnya orang yang tidak malang
    Ketika mendengar halilintar di bawah tempat tidurnya
Tapi jangan menangis
Sebab penjara ada dimana-mana
Bagi orang yang kata-katanya bulat
Dalam kulminasinya bagai bulan purnama
    Besok ada burung-burung putih
    Lepas bebas melepas sayap
    Ketika matahari mendapatkan
Kebulatannya bagai dalam mimpi.

Puisi: Matahari Segi Empat
Puisi: Matahari Segi Empat
Karya: Rachmat Djoko Pradopo

Catatan:
  • Rachmat Djoko Pradopo lahir di Klaten, Jawa Tengah, 3 November 1939.

Baca juga: Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar