Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946 (Karya Saini KM)

Surat Bertanggal 17 Agustus 1946

Kami sambut fajar kami dengan cara tersendiri:
Tenggorok perunggu serak memaki-maki angkasa hitam
yang gemetar atas bumi karat dan rongsokan
tempat tulang-tulang abad lampau rapuh oleh asin air mata.

Hari ini pemuda-pemuda mengganti hati mereka dengan baja
Agar bisa tidur berbantal batu dan berselimut angin
Sedang bagi gadis-gadis kami hadiahkan mawar api
Kembang di ujung senapan, bau mesiu alangkah wangi!

Dengar! Lidah-lidah api memanggil di malam sepi,
berdentam, berdesing!
Kami pun ke luar, membajak Tanah Air dengan sangkur telanjang
Menyiramnya dengan darah, memupuknya dengan serpihan daging,
karena langit hanya menghujankan api dan besi, api dan besi.

1965
Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946
Puisi: Surat Bertanggal 17 Agustus 1946
Karya: Saini KM

Catatan:
  • Nama lengkap Saini KM adalah Saini Karnamisastra.
  • Saini KM lahir di Kampung Gending, Desa Kota Kulon, Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 16 Juni 1938.

Baca juga: Puisi Perpisahan
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar