Puisi: Pelayaran (Karya D. Zawawi Imron) Pelayaran Sehampar pantai disebut bandar serasa menyimpan telur-telur kelam pada bibirnya yang lengang omba…
Puisi: Selamat Pagi Indonesia (Karya Sapardi Djoko Damono) Selamat Pagi Indonesia selamat pagi, Indonesia, seekor burung mungil mengangguk dan menyanyi kecil buatmu. a…
Puisi: Pikiran Sesudah Makan Malam, September (Karya Taufiq Ismail) Pikiran Sesudah Makan Malam, September Demikianlah, bila kita harus berkata juga Kontemporer! Saat ini! Ya …
Puisi: Salam Padamu Rakyat Berjuang (Karya Djawastin Hasugian) Salam Padamu Rakyat Berjuang Kudengar tangismu di seberang lautan yang sedang berjuang memeluk sinapang Kudengar marahmu di tengah lautan Di antara g…
Puisi: Nyanyian Seorang Petani (Karya Abdul Hadi WM) Nyanyian Seorang Petani Berilah kiranya yang terbaik bagiku tanah berlumpur dan kerbau pilihan bajak dan can…
Puisi: Mereka Bawa Getah Nangka dan Senjata (Karya Rusli Marzuki Saria) Mereka Bawa Getah Nangka dan Senjata hunjamkan ke hulu hati parewa lembing tajam ketika kemarau meretak ekor kerbau, cabutlah! di pintu rumah gedang …
Puisi: Hujan Akhir Tahun (Karya Arifin C. Noer) Hujan Akhir Tahun menjelang ulangtahun yung Hujan akhir tahun yang tipis bagai layar sutera yang diturunkan Lewat jendela kita memandangnya tertegun …
Puisi: Vietnam (Karya HR. Bandaharo) Vietnam Di bumi Vietnam yang bersiram darah Setiap tapaktanah dibela dengan nyawa Dalam perjuangan menjunjung kedaulatan manusia ini Pahlawan-pahlawa…
Puisi: Potret Diri (Karya Arifin C. Noer) Potret Diri seekor burung gereja pada suatu senja bertengger sepi pada atap rumah tua mencitcit dalam sunyi. tak ada kata yang tepat untuk dikatakan.…
Puisi: Sesudah Gua Hira (Karya Taufiq Ismail) Sesudah Gua Hira Dan bukit-bukit batu Langkah dipercepat Zaman telah lama Termangu Dalam resah Gurun semakin merah Pepohonan belantar…
Puisi: Pada 10 November (Karya Djawastin Hasugian) Pada 10 November Hari ini kami kembali mengenangmu seperti juga tahun-tahun yang lalu Tertengadah kami memandang kemboja yang semakin tua di atas kub…
Puisi: Andong-Andong Margomulyo (Karya Taufiq Ismail) Andong-Andong Margomulyo Musim kemarau telah meninggi. Di atas cemara Bayang keraton pada gapura demi gapura Dan jarum waktu, jarum waktu. 1965 Kabut…
Puisi: Titik (Karya Mansur Samin) Titik Mencari titik rebutlah satu lagu Hidup Mencari titik akhir terimalah sebuah arti Mati Jakarta, 1965 Sumber: Horison (November, 1969) Analisis …
Puisi: Dari Kamal ke Kalianget (Karya D. Zawawi Imron) Dari Kamal ke Kalianget untuk Hadi masih ada sisa sepatu yang dulu menginjak kaki kakek sampai berdarah tapi pulau bersama lalat dan langau telah mel…