Gerimis Tanahair

sore, langit hanya mengirim gerimis
terasa alam sekitar tampak muram
bagai wajah tanahair
dirundung sedih

beban berat kian menumpuk
tersebar di mana-mana
tak selesai-selesai

kemana para pemimpin
selama ini menabur janji
dan kami selalu terbuai

setelah tak kunjung ada
mata kami akhirnya terbuka
kalian tak tampak di alam nyata

kami dikelilingi gelombang
badai  tak henti datang
hidup pun terombang-ambing

tanahair dilanda gerimis
tak ada isak tangis
airmata sudah habis

Jakarta, 14 Februari 2013
Puisi: Gerimis Tanahair
Puisi: Gerimis Tanahair
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: