Puisi: JAKARTA (Karya Aspar Paturusi)

JAKARTA

pertama kali aku mengenalmu
empat puluh tujuh tahun lalu
ke mana-mana terasa gampang
di bus aku selalu duduk tenang

kata macet tak dikenal
tak ada teriakan copet
malam, tak ada rasa takut
yang panas, cuma suhu politik

siang malam, kehidupan mengalir
lurus atau berkelok, tak ada gentar

setahun kemudian aku datang
angin perubahan mulai kencang
hotel indonesia jadi kebanggaan
setelah itu orde lama tumbang

jakarta,
kau terus dilanda perubahan
goresan sejarahmu kian keras
suhu politik penuh tegangan tinggi

di jalan, di kantor, di rumah
di mana saja, bertaburan kekerasan

cahaya malammu terang benderang
namun wajah warga tampak tak tenang
bagaikan memendam suatu kerinduan
akan tampilnya pemimpin cemerlang

ibarat mencari kekasih yang telah tiada
sia-sia merindukan wajahmu yang lama

Jakarta, 28 Januari 2012
Puisi: JAKARTA
Puisi: JAKARTA
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar