Kau Cuma Bola

entah siapa membawamu ke lapangan hijau
sejak itu kau selalu ditendang orang di dekatmu
terkadang kau disanjung dan dicium
lalu bila kesal, kau ditendang sejauhnya
 
kau tak bisa bicara
namun dielu-elukan
dipuja tepuk tangan
lalu disimpan di pojok
 
konon, awalnya tengkorak ditendang beramai
lalu dijadikan permainan sedunia
dibuatkan lapangan rumput
dibangun stadion megah
 
dua puluh dua orang berebutan menendang
puluhan ribu orang silih berganti teriak lantang
 
seandainya kau bisa jadi pemimpin dunia
menyatukan semua presiden dan negara
tak membuat rusuh
menggirangkan orang sedunia
 
sayang, kau cuma bola
hingga kapan pun

Jakarta, 14 Juni 2012
Puisi: Kau Cuma Bola
Puisi: Kau Cuma Bola
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Post A Comment:

0 comments: