Puisi: Ketika Alam Mengamuk (Karya Aspar Paturusi)

Ketika Alam Mengamuk

badai, hujan, lalu banjir
mengepung sangat getir
begitulah perangai alam
bila tiba-tiba berubah geram

masihkah ada rasa pongah
seperti saat tangan merusaknya
menumbangkan pepohonannya
membornya hingga lumpur tumpah

ketika alam mengamuk
dan kita tak berdaya
barulah kita sibuk berdoa

Jakarta, 25 Februari 2013
Puisi: Ketika Alam Mengamuk
Puisi: Ketika Alam Mengamuk
Karya: Aspar Paturusi


Catatan:
  • Nama asli Aspar Paturusi adalah Andi Sopyan Paturusi.
  • Aspar Paturusi lahir pada tanggal 10 April 1943 di Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar