Puisi: Peziarah Sepi (Karya A. Munandar)

Peziarah Sepi

hanyalah ingin
dan angan yang mendidih
sementara kerinduan menyembelih
pelan-pelan. termangu,
lantaran cinta sudah sepekan
mengangkat bendera putih;
            pada ketulusan yang putih,
            perjanjian yang putih.

aku tak ingin menjadi tua
yang tergesa, yang keras kepala
yang bicara tapi tak ada yang mendengarkan.

malam, lindungilah peziarah sepi
            yang menua dan lupa
            yang tak punya lagi
            yang harus disesali.

14 September 2020
Puisi: Peziarah Sepi
Puisi: Peziarah Sepi
Karya: A. Munandar
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar