AriefSigli

Puisi: Jika Aku Menikahi Bulan (Karya A. Munandar)

Jika Aku Menikahi Bulan Jika aku menikahi bulan aku tak mau mengundang senja karena ia takkan datang Seper…

Puisi: Aku Ingin Jatuh Padamu (Karya A. Munandar)

Aku Ingin Jatuh Padamu Aku ingin jatuh padamu seperti jatuh padanya. Karena denganmu, aku mengerti rasa sa…

Puisi: Dulu Ada Masa (Karya A. Munandar)

Dulu Ada Masa Dulu ada masa ketika lingkungan membenci kita ketika semua orang meremehkan kita. Dulu ada masa ketika keyaki…

Puisi: Mata Tak Menanti (Karya A. Munandar)

Mata Tak Menanti Mata tak menanti pada sisi kata itu. Jiwa tak bertali pada hati mati itu. Tapi hanya tapi maka hanya ma…

Puisi: Karena Kau Buta (Karya A. Munandar)

Karena Kau Buta Hanya untuk lambaianmu, duniaku berhenti. Hanya untuk senyumanmu, lidahku membatu. Hanya untuk tatapan singk…

Puisi: Makna (Karya A. Munandar)

Makna Tidak kutemukan cinta, di dalam kata hanya ada kebohongan dan kekosongan. 29/10/2020 Analisis Puisi : Puisi "Makna" karya A. Munandar…

Puisi: Tentang Kita (Karya A. Munandar)

Tentang Kita Betapa buruknya untuk menyadari, bahwa semua yang aku lakukan demimu adalah semua yang tidak akan pernah kau lakukan demiku. Bahkan u…

Puisi: Mencintai (Karya A. Munandar)

Mencintai Kau bilang mencintai senja padahal tak mau berguru pada bangau Kau bilang mengagumi malam padahal tak mau belajar dari kelela…

Puisi: Diploma Pembatas Kisah (Karya A. Munandar)

Diploma Pembatas Kisah Jika memang kita berdiri pada 'seharusnya' sudah seharusnya kita berhenti sudah seharusnya kita menjauh dari s…

Puisi: Tentang Jarak (Karya A. Munandar)

Tentang Jarak Memang, tak mudah memahami rindu saat jarak meludahi perjuangan temu; kita cuma punya cinta, merayu hanya merajut-rajut sepi. …

Puisi: Tak Ada yang Menangis Untukmu (Karya A. Munandar)

Tak Ada yang Menangis Untukmu Mungkin wajahnya melambangkan sesuatu yang menyenangkan dan hatinya terbentuk …

Puisi: Menyesal (Karya A. Munandar)

Menyesal Kita menghancurkan hanya untuk mengatakan kita menyesal. Kita menghilangkan hanya untuk mengatakan kit…

Puisi: Memo (Karya A. Munandar)

Memo Adalah aku yang selalu dan masih menyuapi rindu tapi malu menjamu temu. 1 Februari 2020 Analisis Puisi : Puisi "Memo&…

Puisi: Aku Adalah (Karya A. Munandar)

Aku Adalah Aku adalah ratapan hari-hari yang telah pergi Adalah keheningan cahaya yang tidak bersinar lagi. 2017 Analisis Puisi : Puis…

Puisi: Obsesi Salah Tempat (Karya A. Munandar)

Obsesi Salah Tempat Kuikuti arus-arus jemu menguras warna-warni semu namun tak jua kutemui, sesuatu yang seteduh bisikan itu. Ingatan telah membawaku…

Puisi: Bila Hujan (Karya A. Munandar)

Bila Hujan Bila hujan tak sempat menawar pilu         izinkan aku menitip duka padamu. Bawalah ke ujung timur         sebab rindu bermuara da…

Puisi: Generasi Bangsa (Karya A. Munandar)

Generasi Bangsa Hanya kakek kumis putih itu yang rindu kabar ekonomi negara, anaknya browsing berita artis, cucunya pecinta film Korea. Hanya …

Puisi: Seperti Kuasa Senja (Karya A. Munandar)

Seperti Kuasa Senja Seperti kuasa senja Menarik kita membuka mata Mengatur kebiasaan demi kebiasaan Hingga tidur kemudian Nanti.…
© Sepenuhnya. All rights reserved.