Puisi: Kuil Ise, Prosesi (Karya Mochtar Pabottingi)

Kuil Ise, Prosesi

/A/

Prosesi ajaib itu bergerak
    di tengah gerimis
    dalam percintaan kosmis

Berjubah putih-putih. Mereka berbaris
    Seperti gumam partitur
    di musim gugur

/B/

Siapakah mengalirkan dari Gunung Fuji
    kristal-kristal air dan udara ke parit-parit
    hutan sini. Sehingga deretan pohon
    sedar pun tumbuh ke langit

Siapakah memasang zirah bambu-bambu bilah
    ke batang-batang perkasa. Tempat angin
    dan musim mengurai gundah

Siapakah mengajari patahan dahanmu seru cinta
    merah saga di seantero lingkar luka

Siapakah membaringkan luruh daunan sugi sehingga
    mengering dan aus di seputar akar. Lalu
    sebagai sel-sel menerobos. Ke asal
    segala siklus


/C/

Hanya prosesi ajaib itu
    yang bisa memasuki jalan setapak ke perbukitan
    lengang tempat semayam para mambang
    para kami, dan danyang

Hanya ketukan-ketukan bambu di tangan barisan biksu
    yang mampu mengundang para bidari menari
    di pucuk-pucuk pohonan sedan. Yang setia semadi

Dan di ujung prosesi
    engkau pun, engkau pun terhela gerimis musim
    gugur ke haribaan leluhur


/D/

Maka ke lembah-lembah sekitar bergemalah kor mantra
    pada deretan icho dan momiji
    pada perairan mineral gurih ikan-ikan gindara
    pada deru angin perawan di pundak-pundak Torii
    pada harum subur rimba belantara
    Di sepanjang rentang negeri

: dalam cinta dan setia
musim pun hablur. Bersama berhala-berhala

2004
Puisi: Kuil Ise, Prosesi
Puisi: Kuil Ise, Prosesi
Karya: Mochtar Pabottingi


Catatan:
  • Mochtar Pabottingi lahir di Bulukumba, Sulawesi Selatan pada tanggal 17 Juli 1945.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar