Lokan-Lokan Menyimpan Nyeri

senja pun datang merapatkan selimutnya,
buih-buih ombak menggotong sampan,
dan nelayan membentangkan kayuh;
mengukir seribu bunga di langit temaram.

layar berkibar di rongga bagan,
ikan-ikan menggelepar di moncong sampan,
nelayan renta dibalut jejaring waktu,
lokan-lokan terdampar menyimpan nyeri.

hari laut haru-biru,
malam datang terpatah-patah,
asin laut lidah terluka,
kata-kata menetes penuh bisa.

garis pantai seperti tepian harapan,
tempat sejenak gelombang singgah,
selanjutnya hanya pantulan senyap,
yang menyelinap di pangkal iga:

saat langit penuh jejaring sirip,
lokan-lokan memanggul sampan:

ramai-ramai nelayan menuai nyeri.

2004
Puisi: Lokan-Lokan Menyimpan Nyeri
Puisi: Lokan-Lokan Menyimpan Nyeri
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.

Post A Comment:

0 comments: