Puisi Juniarso Ridwan

Puisi: Mandalawangi (Karya Juniarso Ridwan)

Mandalawangi tangan langit mencengkeram tanah, dari jemarinya yang merekah, angin meronta, dedaunan gemerincing. Hamparan hitam, batu sejak subuh ber…

Puisi: Rajah Malam (Karya Juniarso Ridwan)

Rajah Malam sepanjang sungai merah menggumpal, pohon-pohon nipah menggigil, sesosok jasad menuju hilir menggali sepi, membongkar bunyi. kelopak bulan…

Puisi: Bermain Pasir di Kuta, Mengeja Riwayat Coca Cola (Karya Juniarso Ridwan)

Bermain Pasir di Kuta, Mengeja Riwayat Coca Cola begitu asyik bermain pasir saat senja, sambil mengintip tubuh-tubuh telanjang membuat peta dunia, da…

Puisi: Airmata Membara (Karya Juniarso Ridwan)

Airmata Membara dibelit pegunungan iban dan meratus, pohon-pohon mencari matahari tembaga, daun-daun menghampar sebagai rabuk, sedangkan sungai melin…

Puisi: Lokan-Lokan Menyimpan Nyeri (Karya Juniarso Ridwan)

Lokan-Lokan Menyimpan Nyeri senja pun datang merapatkan selimutnya, buih-buih ombak menggotong sampan, dan nelayan membentangkan kayuh; mengukir seri…

Puisi: Malingping (Karya Juniarso Ridwan)

Malingping asal tanah jadi tanah asal air jadi air sepanjang tebing bayang diri jadi asing saat diam dicari saat diliput sepi tatap biru sekeliling h…

Puisi: Gali Lubang (Karya Juniarso Ridwan)

Gali Lubang gali lubang ramai-ramai satu satu turun cari kantuk diri baring, mimpikan terbang timbun lubang ramai-ramai satu satu benam diri gapai la…

Puisi: Sajak tentang Keluarga Badut (Karya Juniarso Ridwan)

Sajak tentang Keluarga Badut aku membuat buku dari gumpalan sampah, tiba-tiba batu pun berserakan, berbicara tentang rumah, sabun dan celana dalam. A…

Puisi: Pucuk Bambu Menggores Luka (Karya Juniarso Ridwan)

Pucuk Bambu Menggores Luka pucuk bambu menggores luka di angkasa, branjangan  menggelepar di celah batu, menggetarkan hutan di ikal rambutmu. pagi ya…

Puisi: Ziarah (Karya Juniarso Ridwan)

Ziarah siapakah menyeret bayangan ini mencari sumber cahaya. Penglihatan semakin kehilangan warna, terpaku pada kerlip-kerlip bintang jadilah diri be…

Puisi: Di Batas Kota Akhir Tahun (Karya Juniarso Ridwan)

Di Batas Kota Akhir Tahun kota tua. Reklame raksasa mengobral agama baru, pohon-pohon tunduk memeluk bumi, aku pun menjadi rayap di pelataran sebuah …

Puisi: Le Sacre Coeur De Montmartre (Karya Juniarso Ridwan)

Le Sacre Coeur De Montmartre jangan pedulikan ingatan masa kanak-kanakmu. sebuah bentuk angan-angan, api unggun dan tenda yang lusuh: hanya permainan…

Puisi: Starting Over Again (Karya Juniarso Ridwan)

Starting Over Again dibatasi kelopak mata, melintas bayangan burung dalam genggaman rembulan. mulai terjaga dari tidur panjang, kemudian langit merun…

Puisi: Ode buat Mahasiswa (Karya Juniarso Ridwan)

Ode buat Mahasiswa dari bangku-bangku kuliah, dari ruang-ruang perpustakaan, dari halaman-halaman kampus : telah terbit suara kebenaran langit pun me…
© Sepenuhnya. All rights reserved.