Puisi: Perjalanan Burung (Karya Juniarso Ridwan)

Perjalanan Burung

simpang-siur manusia dengan deretan manekuin,
sudah menggores luka dari kejadian-kejadian yang lewat,
darah bercucuran di sepanjang jalan,
di pertokoan, kehormatan menjadi barang dagangan,
di antara baju-baju musim panas, kamera, tas kulit;
apakah kau dari timur tengah atau jerman? Ah, pasti
dari garut, tersesat di kotak etalase, melempar jam yang
selalu menggoda

di dalam tanah, kota-kota berdiri, jalan jadi urat kehidupan,
menghubungkan setiap plaza; kau memborong sepatu,
kemudian menikmati sea-food, menginginkan bintang iklan,
tiba-tiba terdampar di trotoar. Sekarat.

sudah disediakan pusat perbelanjaan, sekolah dan rumah sakit,
kita berdoa setiap malam, sebab dengan tetangga selalu cekcok:
pagar dengan besi runcing memenuhi dada, mau ke mana lagi?
aku pun terbang mencari sarang.

1996-2002
Puisi: Perjalanan Burung
Puisi: Perjalanan Burung
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar