Puisi: Rajah Malam (Karya Juniarso Ridwan)

Rajah Malam

sepanjang sungai merah menggumpal,
pohon-pohon nipah menggigil,
sesosok jasad menuju hilir

menggali sepi,
membongkar bunyi.

kelopak bulan terus menganga,
mengucurkan kekesalan,
setiap detik, kehidupan melayang.

bukan karena berbeda sikap,
atau hanya sekadar kejahatan,
masing-masing memburu nyawa.

bulan semakin membara,
mengucurkan darah,
di halaman rumah;
- sendiri.

2004
Puisi: Rajah Malam
Puisi: Rajah Malam
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar