Puisi: Agama Marhalim dalam Kitab Zaini (Karya Kurnia Effendi)

Agama Marhalim dalam Kitab Zaini

Percayakan saja peristiwa pada waktu.
Biarkan iman yang mengatur tingkah laku.
Burung berciap saat kelelawar pulang ke dahan.
Tubuh malam bersujud, ketika raga siang menjadi petualang

Beri kesempatan sesajian melakukan upacara: mengembuskan aroma cinta, memanjakan lidah dan langit-langit, merayakan keluasan lambung ,dan mengakhiri perjalanan dari lubang anus.
Tiga kali sehari, tak hanya kopi dan gulai rempah wangi.

Membiarkan rantai kehidupan melingkar tak henti-henti, adalah kewajiban.
Dia kumangsa, lalu kau memangsaku, sebelum dikerkah sang maha-pemangsa.
Ritual harus kita lalui dengan takzim.

Dosa adalah memuja kecantikan tanpa menjamahnya. Dosa adalah menghimpun puisi tanpa membacakannya. Dosa adalah menampung tragedy untuk diri sendiri.
Dosa adalah membiarkan separuh khuldi membusuk di altar sunyi.

Beri anak-anakmu nama dengan bahasa yang kaupahami. Seperti aku memanggil anak-anakku dengan diksi dan nubuat yang aku ciptakan.

Jakarta, 2018
Puisi: Agama Marhalim dalam Kitab Zaini
Puisi: Agama Marhalim dalam Kitab Zaini
Karya: Kurnia Effendi

Catatan:
  • Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar