Puisi: Lonceng Angin (Karya Kurnia Effendi) Lonceng Angin : notasi ulang tahun untuk Abing Patrick Tentu aku tak tahu berapa umurku Kecuali keloneng lonceng yang mendekatkan jarak dua bukit Aku…
Puisi: Saat-Saat yang Tak Gampang (Karya Kurnia Effendi) Saat-Saat yang Tak Gampang Dan Saat-Saat yang Tak Lekas Hilang – Ramdan Malik Hakikat seorang pejalan bukanlah menghitung langkah Jejak itu mencatat …
Puisi: Mata Jiwa (Karya Kurnia Effendi) Mata Jiwa - untuk Tiara Widjanarko dan Andhika Sastra Di bawah tudung langit Kalian ibarat samudera Yang mempertemukan dua kutub Di mata kasih Tuhan …
Puisi: Purnama (Karya Kurnia Effendi) Purnama – dari penyair rumah anggit kepada penyair sahaja Ia berjalan lambat ke barat Dengan puisi di tangan, di antara kapas-kapas awan Pada akhir …
Puisi: Melukis Hujan (Karya Kurnia Effendi) Melukis Hujan Tuhan, ajari aku melukis hujan Garis basah pada latar akuarel Titik yang memanjang dari ujung jari-Mu menuju bumi Setrum cinta yang mur…
Puisi: Ciwidey (Karya Kurnia Effendi) Ciwidey - untuk Yogi Yogiswara Subuh membangunkan embun di pucuk daun Bunyi air mengalir membujuk mimpi lingsir Sisa warna bulan memenuhi langit sela…
Puisi: Lelaki Semburat Matahari (Karya Kurnia Effendi) Lelaki Semburat Matahari Biarkan sebuah pagi kembali melewati gelap jalan ini mengendap dari dasar perigi dan saat semburat cahaya matahari terlukis …
Puisi: Di Bawah Bayang-Bayang Jokpin (Karya Kurnia Effendi) Di Bawah Bayang-Bayang Jokpin Aku dan bayang-bayang berjanji Untuk tidak saling membayangi Pada malam pekat aku berlari cepat Menyeberangi mimpi ke t…
Puisi: Dermaga Masih Sunyi (Karya Kurnia Effendi) Dermaga Masih Sunyi Setelah bahtera merapat, kabut memagut dari sisa gulita Serupa pencuri cekatan yang merampas setiap kesempatan Ombak reda bersam…
Puisi: Tentang Aku (Karya Kurnia Effendi) Tentang Aku Aku, si bajul kelas rendah, hendak mengunjungi para sepupu, komodo yang keren di Pulau Rinca. Ini musim kawin mereka, menjelang September…
Puisi: Dewi Hujan (Karya Kurnia Effendi) Dewi Hujan untuk Eliana Donna Jauh aku berjalan, untuk menjumpaimu, Dewi Hujan Telah kukalahkan seluruh ingatan, jarak tak bertuan, demi memandangmu:…
Puisi: Bedugul (Karya Kurnia Effendi) Bedugul Kaki-kaki bukit yang menyelam ke dasar telaga, melahirkan anak-anak ikan. Pada rambutnya yang bermahkota kabut, sesekali menyembur gerimis. …
Puisi: Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu (Karya Kurnia Effendi) Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu Sahabat semua, ini langkah yang sungguh berat Saat seluruh perasaan tertanam semakin erat Tapi, p…