Puisi Kurnia Effendi

Puisi: Di Bawah Bayang-Bayang Jokpin (Karya Kurnia Effendi)

Di Bawah Bayang-Bayang Jokpin Aku dan bayang-bayang berjanji Untuk tidak saling membayangi Pada malam pekat aku berlari cepat Menyeberangi mimpi ke t…

Puisi: Dermaga Masih Sunyi (Karya Kurnia Effendi)

Dermaga Masih Sunyi Setelah bahtera merapat, kabut memagut dari sisa gulita Serupa pencuri cekatan yang merampas setiap kesempatan Ombak reda bersam…

Puisi: Tentang Aku (Karya Kurnia Effendi)

Tentang Aku Aku, si bajul kelas rendah, hendak mengunjungi para sepupu, komodo yang keren di Pulau Rinca. Ini musim kawin mereka, menjelang September…

Puisi: Dewi Hujan (Karya Kurnia Effendi)

Dewi Hujan untuk Eliana Donna Jauh aku berjalan, untuk menjumpaimu, Dewi Hujan Telah kukalahkan seluruh ingatan, jarak tak bertuan, demi memandangmu:…

Puisi: Bedugul (Karya Kurnia Effendi)

Bedugul Kaki-kaki bukit yang menyelam ke dasar telaga, melahirkan anak-anak ikan. Pada  rambutnya yang bermahkota kabut, sesekali menyembur gerimis. …

Puisi: Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu (Karya Kurnia Effendi)

Kepergianku Ini Justru Karena Aku Mulai Mencintaimu Sahabat semua, ini langkah yang sungguh berat Saat seluruh perasaan tertanam semakin erat Tapi, p…

Puisi: Kwatrin tentang Kopi (Karya Kurnia Effendi)

Kwatrin tentang Kopi (1) Di anjungan yang tak tenang: horison bergelombang Tampak samar hutan tropis Brazilia di bawah kawanan tipis awan Akan kukena…

Puisi: Melukis Hujan (Karya Kurnia Effendi)

Melukis Hujan Tuhan, ajari aku melukis hujan Garis basah pada latar akuarel Titik yang memanjang dari ujung jari-Mu menuju bumi Setrum cinta yang mur…

Puisi: Taman Laut (Karya Kurnia Effendi)

Taman Laut - Gratiagusti Chananya Rompas Jejak bulan samar pada langit biru memar Di ambang jendela subuh, kukenang suaramu: Paduan nada manja, kantu…

Puisi: Interior Senja (Karya Kurnia Effendi)

Interior Senja Itulah pantai Dengan batas langit dan kaki bukit Sebentuk pinggang benua Terlihat ramping dari angkasa Alangkah gaduh cuaca Seperti si…

Puisi: Tubuh Ibu (Karya Kurnia Effendi)

Tubuh Ibu Malam memasang jubah sunyi, ketika tubuh Ibu menjelma rumah dengan banyak kamar. Detik berjatuhan serupa merjan yang lepas dari ikatan. Ber…

Puisi: Pengembara dan Sekuntum Bunga (Karya Kurnia Effendi)

Pengembara dan Sekuntum Bunga Dalam sore semerbak harum taman, aku bercakap-cakap dengan sekuntum bunga. Diredamnya luka pasa seluruh kelopak yang be…

Puisi: Mengenang Bandung dari Jauh (Karya Kurnia Effendi)

Mengenang Bandung dari Jauh Jalan-jalan basah menuju puncak bukit, hutan kecil, rimbun daun Jalan-jalan rindang dengan pohonan yang setia menjadi pay…
© Sepenuhnya. All rights reserved.