Puisi: Amsal Tugu (Karya Wahyu Prasetya)

Amsal Tugu

diserahkan waktu batu yang ibuku menunggu
menatap war-wer yang membawa ayat istri anak-anakku
penengadah memanjat hikmah
tujuh kembang tujuh persimpangan
dibasuhnya kening dibasuhnya rupa
untuk menerima nasib baik yang pernah setia
dilepaskan waktu batu yang ibuku menunggu
menyaksikan kecemasanku yang kitabkan hikayat
dari jarah semangat bapakku dalam album
yang kini pasrah memandang dari kedua mataku

1985
Puisi: Amsal Tugu
Puisi: Amsal Tugu
Karya: Wahyu Prasetya

Catatan:
  • Eko Susetyo Wahyu Ispurwanto lahir pada tanggal 5 Februari 1957 di Malang, Jawa Timur.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar