1985

Puisi: Biarkanlah Jiwamu Berlibur Hei Penyair (Karya Wiji Thukul)

Biarkanlah Jiwamu Berlibur  Hei Penyair lupakanlah itu para kritikus sastra! biarkanlah jiwamu berlibur hei penyair segarkanlah paru-paru dengan pema…

Puisi: Sajak Bermain Kartu (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Sajak Bermain Kartu — jagongan di pedalaman yogya bermain kartu semalaman jiwa disimpan di dalam kulkas mata menari-nari di atas meja kepala dicopot,…

Puisi: Mitos-Mitos Kecemasan (Karya Afrizal Malna)

Mitos-Mitos Kecemasan Kota kami dijaga mitos-mitos kecemasan. Senjata jadi kenangan tersendiri di hati kami, yang akan kembali membuat cerita, s…

Puisi: Dengan Apa Kusebut Namamu, Toraja (Karya Husni Djamaluddin)

Dengan Apa Kusebut Namamu : Toraja dengan apa mudik ke Hulu dengan perahu memuat amal dengan apa balik ke Asal dengan patung selamat tinggal dengan a…

Puisi: Rinduku (Karya Fikar W. Eda)

Rinduku Rinduku rindu yang berjuntai di baris-baris puisimu rinduku rindu jeritan ilalang ditikam kemarau rinduku rindu eongan …

Puisi: Bola (Karya Abrar Yusra)

Bola Akulah bola kosong bola menggelinding meloncot-loncat dalam bola kaca bening bening lengkung biru Tapi bola apa menggelinding dan meloncat-lonca…

Puisi: Di Teluk (Karya Lazuardi Adi Sage)

Catatan Di Teluk nyala api di teluk bukan bintang atau lampu kristal cuma kebakaran kecil di kapal gelisah mulut laut mencecah ku memancing kelembuta…

Puisi: Resital Indo Nesos (Karya Remy Sylado)

Resital Indo Nesos Di semboyan globalisasi kau mengaku shock Orang menjadi highbrow cuma karena T-shirt Beg…

Puisi: Nyanyian Kemerdekaan (Karya Ahmadun Yosi Herfanda)

Nyanyian Kemerdekaan Hanya kau yang kupilih, kemerdekaan Di antara pahit-manisnya isi dunia Akankah kau biarkan aku duduk berduka Memandan…

Puisi: Tamu Malam di Warung (Karya Abrar Yusra)

Tamu Malam di Warung Sesudah ngobrol pendek sekedar minta tempat di larut malam, di pinggir jalan, di warung, yak kita pun tak keberatan ia menggolek…

Puisi: Gabai (Karya Abrar Yusra)

Gabai Gabai dahan ke matahari gabai terbang burung terkurung ufuk gabai pendek tangan alam Gabai pekik Saijah gabai rindu dan sakit menyeru Adinda da…

Puisi: Pesona Kurusetra (Karya Isma Sawitri)

Pesona Kurusetra - memo renungan  peristiwa berdarah Tanjung Priok Sesudah isu sesudah air selokan tiba-tiba khotbah lalu darah Berbe…
© Sepenuhnya. All rights reserved.