Puisi: Gerimis (Karya Kurnia Effendi)

Gerimis

Derai gerimis yang menampar kaca
Datang dari rindumu: jauh sebelum hari ketujuh

Berdiam di kamar, menghindar dari ingar
Gagasan berloncatan menabrak pikiran
Dan terpilin pada mata yang menatap langit
: Abu-abu serupa himpunan debu

Guntur yang terdengar samar
Mungkin caramu menegurku, sejak aku
melangkah dan tak menoleh lagi

Bunga-bunga hortensia di bawah jendela
menyambut hujan seperti kasmaran
Burung-burung berkeramas
sebelum turun dari pentas

Jika kini kutulis sebuah kartu pos
belum tentu kulayangkan padamu
Ia tahu alamat mana yang dituju

Leiden, 6 Juli 2017
Puisi: Gerimis
Puisi: Gerimis
Karya: Kurnia Effendi

Catatan:
  • Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar