Puisi: Kabut (Karya Bambang Darto)

Kabut

Rumput-rumput dan bunga-bungaan di kebun mungil
menggumam dalam perubahan warna: beku dan kelabu
Aneh, senantiasa menghadap padaku

Perempuan, semak-semak, dan anjung
amat sulit 'tuk dipilih dalam kabut yang membuih
antara tumpukan rimbun dan tanah lumpur

Matahari semakin memberat: wajah mati dan dingin
dan menggeser bayang tubuhnya di tepi langit
Aneh, merasa lebih lama memandang segala

Pertanyaan demi pertanyaan hampir tak tertahankan lagi
dalam kembara gemerlap cahaya kelabu kabut
senantiasa bicara pada rumput dan bunga-bunga: Kristal

Puisi: Kabut
Puisi: Kabut
Karya: Bambang Darto


Catatan:
  • Bambang Darto lahir di Nganjuk, pada tanggal 26 Februari 1950.
  • Bambang Darto meninggal dunia di Yogyakarta pada tanggal 20 Januari 2018.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar