Puisi: Ketika Kereta Api Menembus Malam (Karya Juniarso Ridwan)

Ketika Kereta Api Menembus Malam

bentangan rel ini mempertemukan bumi dengan malam,
gerimis segera membuat sketsa di kaca jendela:
daun ilalang berjejal di kotak surat.

kemuraman adalah halte persinggahan yang tak bisa
dihindari. Seperti burung kehilangan sayap, menggelepar
dingin, dengan bola mata meraba-raba arah. Di lubuk hati
yang mengeras, penuh torehan tak terbaca: udara pun
membentuk gumpalan-gumpalan kecemasan.

lalu siapa yang bercanda dengan cermin di toilet?
ah, roda-roda berderit panjang. Saat itu aku menanti
detik kelahiran manusia baru, dengan darah merkuri.

1996
Puisi: Ketika Kereta Api Menembus Malam
Puisi: Ketika Kereta Api Menembus Malam
Karya: Juniarso Ridwan


Catatan:
  • Juniarso Ridwan lahir di Bandung, Jawa Barat, pada tanggal 10 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar