Puisi: Kubaca Peta (Karya Kurnia Effendi)
Puisi: Kubaca Peta
Karya: Kurnia Effendi
Kubaca Peta
Demikianlah, aku telah berjalan seratus tahunMataku buta oleh air mata yang setiap tetesnya menjadililin. Tidak kujumpa harum tubuhmu di gelap rimbaAnyaman batang pohon menutupi jejakmu. Kabutmenyempurnakan sesatku: tempat semua panggilantidak mendapatkan jawaban
Perjalanan kita menjadi pelepah panjang silsilahTercurah darah melukis peta penuh nama-namaSampai suatu hari kukenali hela napasmu, sepertiengkau mengenali kasar kulit tanganku
“Mengapa kita menjadi orang usiran, Kekasih?”
Tidak ada atap selain awan-gemawanTidak diperlukan sebuah guci selain curah hujanKita menanam kayu dengan perasaan maluMendulang cahaya seraya menyeka duka
“Di mana kusimpan peta yang kelakmempertahankan kita kembali?”
2019Puisi: Kubaca Peta
Karya: Kurnia Effendi
Biodata Kurnia Effendi:
- Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.