Puisi: Lapar Sampai Batas (Karya Pudwianto Arisanto)

Lapar Sampai Batas

pluit kapal merenda tangisku, dan
enam gerak lengan kiri melipat rasa
lumpuhkan bulu-bulu kekasih, jiwa itu
dalam tegarku hingga batas keterasingan

aku terhuyung-huyung digigil inti isyarat
dalam serpihan ambrol pipi, ucapan bunda
yang menepuk kanvas, gulungan jerit lain

Puisi: Lapar Sampai Batas
Puisi: Lapar Sampai Batas
Karya: Pudwianto Arisanto

Catatan:
  • Pudwianto Arisanto adalah penyair kelahiran Pasuruan.
  • Pudwianto Arisanto lahir pada tanggal 25 Juni 1955.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar