Puisi: Menatap Waktu (Karya Ngurah Parsua)

Menatap Waktu

mata langit di jantung melati
kutatap waktu terpisah waktu
cinta hamba dibalut perjalanan
tak menentu;

rindu dibalik rindu ternyata
kecemburuan berkhiananat lalu kudekap
noda dibingkai hati suci;
lupakan saja; ikhlas berpisah
di depan kehangatan mengulum
mata lirih seperti aku;

berpisah sebelum pertemuan
karena asmara di dunia tak terduga
sekilas sampai; menatap kekasih setiap
hari; cukupkan!
akhir waktu hanya berita

Denpasar, 2002
Puisi: Menatap Waktu
Puisi: Menatap Waktu
Karya: Ngurah Parsua


Catatan:
  • Ngurah Parsua memiliki nama lengkap I Gusti Ngurah Parsua.
  • Ngurah Parsua lahir di Bondalem, Singaraja, Buleleng.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar