Puisi: Molen de Valk (Karya Kurnia Effendi)

Molen de Valk

Berbaring di sini, tanpa kekasih
Kubayangkan secangkir kopi mendidih

Empat bilah kayu itu berputar pelan
Angin hanya berkelindan
Roda menggiling gandum dengan malas
Tak kunjung terkelupas

Pada secarik kertas buram, kugambar
rumah tua di seberang Molen de Valk
Atapnya yang cokelat suram
dihinggapi lima ekor gagak

Bunyi kapal meninggalkan desir
Jauh sebelum matahari lingsir
Pepohonan bermahkota emas
Cahaya tumpah dari musim panas

Dan aku masih berbaring di sini
Menunggu arwah bangkit dari kali

Leiden, 7 Juli 2017
Puisi: Molen de Valk
Puisi: Molen de Valk
Karya: Kurnia Effendi

Catatan:
  • Kurnia Effendi lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 20 Oktober 1960.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar