Puisi: Ode Musim (Karya Nenden Lilis Aisyah)

Ode Musim

mengapa kemarau selalu dicemaskan
hingga keindahan daun-daun bambu kering,
pirang di bawah kuning wajah senja
terlupakan dari pandangan

dan kita hanya mengingat dan mengutuki kepapaan
yang sekejam api merampas rumah-rumah penduduk
di gang padat, sebengis tanaman padi
petani miskin yang kopong saat dipanen

padahal, pohon-pohon ranggas itu
masih akan menari jika angin menyanyi
pelepah mengelupas untuk batang yang baru

pergilah ke laut dan lihat:
laut tak berdebur selamanya,
tapi pasir pantai akan selalu dibasuhnya

2009
Puisi: Ode Musim
Puisi: Ode Musim
Karya: Nenden Lilis Aisyah

Catatan:
  • Nenden Lilis Aisyah lahir di Malangbong, Garut, Jawa Barat, pada tanggal 26 September 1971.
Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar