Puisi: Gula (Karya Soni Farid Maulana)

Gula

Kadar gula di alir darahnya
meninggi. Karena itu bila tidur
sukar bangun pagi.

Ia selalu bilang, hilang kesempatan
mendapatkan matahari pagi
mencium bebungaan, yang tidak jauh
dari kamar tidurnya.

Ia ingin benar melihat embun
berkilau lembut disentuh matahari,
ketika pagi tiba.

Tapi mimpi, selalu memeluknya
di ranjang. Tidak, itu bukan mimpi.
Itu kantuk berat, menghajar kepalanya.

Benarkah kadar gula meninggi
di alir darahnya? Kenapa ia selalu
sering keluar masuk kamar mandi
dan pipis selalu?
Ia ingin benar sembuh
seperti sediakala,
seperti dulu bisa makan
dan minum apa saja.

Ia kutuk segala penyakit
yang singgah di tubuhnya.

"Itu tanda, bahwa maut segera tiba.
Membawamu pergi ke alam lain,"
ujar seekor cicak di kamar tidurnya.

Ia sungguh tidak percaya
mendengar kata-kata itu, tapi tanda
yang ditebar-Nya tak bisa ia bantah.

2008

Puisi: Gula
Puisi: Gula
Karya: Soni Farid Maulana

Catatan:
  • Soni Farid Maulana lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada tanggal 19 Februari 1962.

Blogger
Disqus
Komentar

Tidak ada komentar