Orkestra Pemakaman
di sini burung-burung yang dulu
suka membangunkan kita, itu tak lagi berkicau
tentang desau cemara, bahkan suara kepak sayapnya
terdengar seperti dentum dari sebuah pabrik baja.
dan awan yang dulu suka membawa
burung-burung itu ke kampung kita, tak lagi bisa dipercaya
sebagai pekabar tentang musim.
daun-daun kering tetap jatuh, bahkan lebih
banyak, tapi bunga yang kita tanam tak lagi tumbuh bunga.
angin tetap mengayun daun-daun bambu,
dan suara yang terdengar tetap seperti dulu,
bagai orkestra purba. tapi lagu yang dimainkan,
seperti isyarat: sebentar lagi akan ada yang dimakamkan.