Puisi: Dialog Bukit Kemboja (Karya D. Zawawi Imron) Dialog Bukit Kemboja Inilah ziarah di tengah nisan-nisan tengadah di bukit serba kemboja. Matahari dan langit lelah. Seorang nenek, pandan…
Puisi: Dukaku Abadi (Karya Sitor Situmorang) Dukaku Abadi (sebuah ziarah) Versi dokumentasi J.J. Rizal Judul: Dukaku Abadi Sejuta surat sejuta ray…
Puisi: Sajak Cermin (Karya Nenden Lilis Aisyah) Sajak Cermin cermin yang kita cari terselip dan tertinggal entah di mana tapi tiba-tiba kita sudah saling berhadapan kita akan saling berseru tentang…
Puisi: Lanskap Menatap Hujan Batu-Batu (Karya Arif Bagus Prasetyo) Lanskap Menatap Hujan Batu-Batu Menatap hujan batu-batu di matamu: Isyaratmu hanyut Menjauh Sesat ke hulu laut. Lalu tebing-tebing kar…
Puisi: Post Scriptum (Karya Toeti Heraty) Post Scriptum Ingin aku tulis sajak porno sehingga kata mentah tidak diubah jadi indah, pokoknya tidak p…
Puisi: Tentang Joki Jam Sembilan Pagi (Karya Taufiq Ismail) Tentang Joki Jam Sembilan Pagi Beras berkata kepada saya, bahwa kacang kedele dan kelapa sawit, ayam daging, sapi…
Puisi: Tembok-Tembok Berlumut (Karya Slamet Sukirnanto) Tembok-Tembok Berlumut Tembok-tembok berlumut Langit warna-warni sore hari Tegak berdiri. Bongkahan dan retak Hati-hati-jangan didepak! P…
Puisi: Keputusan Lama (Karya Eka Budianta) Keputusan Lama Kuputuskan untuk mencintai laut di manapun ia berada. Tapi aku lahir, besar, dan mungkin mati di gunung. Cuma dua tiga kali bertemu la…
Puisi: Syair Pindah Rumah (Karya Agus R. Sarjono) Syair Pindah Rumah Sambil mengemasi barang-barang dan kenangan, berapa kali sebenarnya kita sanggup berpindah rumah, mengubah alamat dan…
Puisi: Kemerdekaan (Karya Hijaz Yamani) Kemerdekaan Kepada Proklamator Ketika naskah dibaca Kita pun bangkit dari luka-luka sejarah Bendera berkibar dalam perarakan besar Maka dengan ini ka…
Puisi: Buah dan Hewan (Karya Badruddin Emce) Buah dan Hewan Dalam Lukisan Sokaraja Basah kebun oleh Percintaan bulan-matahari. Sebuah rantingdaun Diiring pendar-pendar di air, Enak sekali njunta…