Puisi: Keadaan (Karya P. Sengodjo)

Puisi: Keadaan Karya: P. Sengodjo
Keadaan


Sesedap pagi dan kemolekan
(senyum dan ketawa mula-mula)
kita rindu bertemu

(Akan menggempur kepercayaan
antara) hubungan yang sejak
(penglihatan dan perjumpaan)

Yang pertama, saksi dan dakwa
tidak akan mungkin didatangkan
(berita penghabisan

Laut beku
sungai beku)
terang terpancang.

Sumber: Lembar-Lembar Sajak Lama (1984)

Puisi: Keadaan
Puisi: Keadaan
Karya: P. Sengodjo

Biodata P. Sengodjo:
  • P. Sengodjo (nama sebenarnya adalah Suripman) lahir di Desa Gatak, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada tanggal 25 November 1926.
  • Dalam dunia sastra, Suripman suka menggunakan nama samaran. Kalau menulis puisi atau sajak, ia menggunakan nama kakeknya, yaitu Prawiro Sengodjo (kemudian disingkat menjadi P. Sengodjo). Kalau menulis esai atau prosa, ia menggunakan nama aslinya, yaitu Suripman. Kalau menulis cerpen, ia juga sering menggunakan nama aslinya Suripman, tapi kadang-kadang menggunakan nama samaran Sengkuni (nama tokoh pewayangan).
© Sepenuhnya. All rights reserved.