Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi: Manyar (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi)

Puisi: Manyar Karya: Piek Ardijanto Soeprijadi
Manyar


di sudut ladang baratdaya tebu-tebu tua
glonggong-glonggong condong arah tenggara
turun angin gunung melanda desa
sebondong manyar neba betapa senangnya

manyar berkepala coklat kuning
siburung kecil rajin mencari rumput kering
lembaran-lembaran ilalang di ladang
tekun dibuatnya sarang

di rentangan dua utas kawat telepon atas ladang
manyar-manyar hinggap tenang
menunggu sarang seperti bola-bola dengan cerobong terbalik
oi buatan indah karunia allah betapa menarik

hidup damai di sudut ladang
bocah-bocah tidak mengganggu
memandang siburung mungil dan indahnya sarang
tersentuh hatiku

Sumber: Horison (November, 1971)

Catatan:
Glonggong = bunga tebu
Neba = hinggap berkawan

Puisi: Manyar
Puisi: Manyar
Karya: Piek Ardijanto Soeprijadi

Biodata Piek Ardijanto Soeprijadi:
  • Piek Ardijanto Soeprijadi (EyD Piek Ardiyanto Supriyadi) lahir pada tanggal 12 Agustus 1929 di Magetan, Jawa Timur.
  • Piek Ardijanto Soeprijadi meninggal dunia pada tanggal 22 Mei 2001 (pada umur 71 tahun) di Tegal, Jawa Tengah.
  • Piek Ardijanto Soeprijadi adalah salah satu sastrawan angkatan 1966.
© Sepenuhnya. All rights reserved.