Puisi: Jalak (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Jalak kerbau nyenggut manggut-manggut di ladang berumput jalak-uren jalak-penyu hinggap di punggung taktakut paruh kuning cakar kuning bulu hitam beg…
Puisi: Ampak-Ampak (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Ampak-Ampak ampak-ampak putih kelabu dari puncak lawu lewat cemara mendesir turun ke telaga pasir ampak-ampak singgah di cemarasewu m…
Puisi: Betet (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Betet burung betet di ladang jagung tat tet tat tet amat umjung suaramu nyaring burung berparuh merah bulumu hijau burung begitu indah betapa banyak …
Puisi: Merpati (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Merpati kulepas sepasang merpati putih tenang melayang memadu kasih di atas tanah cerah laut membuih terbanglah sekuat sayap berkopaklah pantang hing…
Puisi: Ketika Mendengar Tangis (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Ketika Mendengar Tangis Kaudengarkah tangis bocah itu sejak tadi suaranya menebari desa sunyi merambati bi…
Puisi: Prenjak (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Prenjak Prenjak-prenjak begitu ngganter di pagar sebentar terbang hinggap di cabang awar-awar lincah meloncat di reranting belukar aku yak…
Puisi: Penghuni Dangau di Tepi Danau (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Penghuni Dangau di Tepi Danau Seorang lelaki tua menyadap senja mengail di tepi telaga pandang menebar sekitar menampung sisa sinar me…
Puisi: Menitipkan Sepi (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Menitipkan Sepi Kepada siapa kutitipkan sepi meski telah menggelincir mentari kepada bayi lahir subuh tadi yang baru pandai menangis nyaring…
Puisi: Kepodang (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Kepodang burung kepodang di pelepah pisang hinggap tenang memandang sawang dukakah menyambut fajar cerah cerlang dukakah bersiul sendiri di awal sian…
Puisi: Engkuk (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Engkuk kuk kuk kuk kuk bunyimu di cabang tinggi kuk kuk kuk kuk sendiri di siang hari anggukmu mengiakan tentang kerja saja tanam jagung kacang ketel…
Puisi: Gemak (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Gemak gemak segenggam siburung puyuh lari cepat di tanah-tanah yang betina amat kukuh berlaga betapa betah gemak yang segan terbang jangan pergi ke l…
Puisi: Pelatuk (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Pelatuk burung pelatuk mematuk-matuk randu gapuk kulit kering gugur terhambur karena remuk pelatuk hijau pelatuk bawang pelatuk terasi tidak takut me…
Puisi: Kutilang (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Kutilang Burung kutilang di cabang nangka sabrang Kicaunya nyaring menebari muka ladang Kicaunya nyaring menyambut pagi datang K…
Puisi: Menembak Awan (Karya Piek Ardijanto Soeprijadi) Menembak Awan Kemarau begini panjang ladang-ladang kerontang bergurulah kepada musim sebelum menembak awan…