Mati Bersantan
Bila kelak engkau melayari nasibmu, anakku
Ingatlah,
Kelilingi tujuh kali dapurmu
Agar cahaya memancar dari hidupmu
Keagungan lelaki merengkuhmu
- Lelaki dari segala lelaki
- Peziarah tanah Makassar
Lelaki...
Lelaki dari tiga ujung:
- Merendah tapi tajam kata-kata
- Berdiri di kemuliaan perempuan
- Yang mencabut badik jika tak ada lagi jalan
Maka jika kelak kematian hadir, anakku
Pilih mati,
Kematian bersantan
Sumber: Jalan Menuju Jalan (2007)
Catatan:
Kematian bersantan = kematian yang mulia.
Puisi: Mati Bersantan
Karya: Rahman Arge
Biodata Rahman Arge:
- Rahman Arge (Abdul Rahman Gega) lahir pada tanggal 17 Juli 1935 di Makassar, Sulawesi Selatan.
- Rahman Arge meninggal dunia pada tanggal 10 Agustus 2015 (pada usia 80).
- Edjaan Tempo Doeloe: Rachman Arge.