Perian
Kusandang juga perian ini naik tebing dan lembahnya
Sebab kemarau berdatangan dengan wajah ungu
Bawalah aku kepada mata air beningmu di telaga
Dalam keadaan diriku waspada terhadap lintah-lintahmu.
Kubawa tembakau dan korekapi
Di kepulanganku tak terberita
Merajut buntut kuda berkepanjangan
Kami saling tanya. Engkau anak gelisah-resah selalu