Puisi: Pagar Saudara (Karya Mansur Samin) Pagar Saudara Tersebut di wilayah Angkola jika burung kulik berpulangan ke sarang jejaka seharian kluyuran bertandang sering terucap dari para tua: L…
Puisi: Surat Cinta (Karya Goenawan Mohamad) Surat Cinta Bukankah surat cinta ini ditulis ditulis ke arah siapa saja Seperti hujan yang jatuh ritmis menyentuh arah siapa s…
Puisi: Hitam (Karya D. Zawawi Imron) Puisi Hitam di punggung tanah kelam angin terbang membedah lembah membawa getir lahang berlaru darah pupuslah mayang bunyi saronen suara sedih penghu…
Puisi: Batu Kenangan (Karya Aldian Aripin) Batu Kenangan Di sini, di jantung kota ini di sini, di dalam hatiku 'ku lagukan sebuah nyanyian tidak lagi untukmu. K…
Puisi: Menyesal (Karya Ali Hasjmy) Menyesal Pagiku hilang sudah melayang, Hari mudaku sudah pergi Kini petang datang membayang Batang usiaku sudah tinggi Aku la…
Puisi: Perjalanan Jauh (Karya Rusli Marzuki Saria) Perjalanan Jauh Perjalanan jauh mendobrak usia jadi tua Terasa tali mengikat kami rapuh dan putus Sajak biru lama kukantongi di saku celana Sajak keh…
Puisi: Jabat Tangan (Karya Rusli Marzuki Saria) Jabat Tangan Derita berwajah tua Harapan di dada, anak ditimang dan bengkalai kerja Bila jubah imam menepis tipis di mimbar Hari berangin daun-daun p…
Puisi: Taman di Tengah Pulau Karang (Karya Taufiq Ismail) Taman di Tengah Pulau Karang Di tengah Manhattan menjelang musim gugur Dalam kepungan rimba baja, pucuknya da…
Puisi: Pemburu (Karya Hartojo Andangdjaja) Pemburu Seperti katamu kita pemburu menapak di perbukitan di bawah menggelombang kemilau hutan dengus kijang harum bau musang …
Puisi: Episode (Karya Ajip Rosidi) Episode Di luar alam gerimis karena kau menangis dan air matamu membasahi dadaku. Padang ilalang bergelombang dan angin …
Puisi: Alamat Tak Dikenal (Karya Taufiq Ismail) Alamat Tak Dikenal Setiap kami tuliskan pesan untukmu Kami selalu bertanya-tanya Adakah ia pernah kauterima…
Puisi: Das kalte Herz (Karya Ayatrohaedi) Das kalte Herz Kabut pegunungan menutup lembah suram cahya matari di danau bawah Kabut pegunungan menutup lembah dingin ha…
Puisi: Kesadaran (Karya Rusli Marzuki Saria) Kesadaran Mencucuk kesadaran ini kepada yang akan datang Kenyataan bicara kepadamu kepada kita Lewat jari-jari putus asa telah jadi darah dagingnya M…
Puisi: Pariksit (Karya Goenawan Mohamad) Pariksit Pariksit menunggu hari segera lewat. Orang-orang pun menunggu batas waktu kutukan Crengi kepadanya berakhir, hingga baginda bebas dar…