Puisi: Doa (Karya Aldian Aripin) Doa Tuhan, Kutuklah aku. Karena akulah Sendiri yang menjemba buah Yang terlarang dalam surga Bagai Adam, Campakkanlah aku…
Puisi: Dalam Gerimis (Karya Taufiq Ismail) Dalam Gerimis Segugus kapuk randu Melayang dalam hujan Menyambung suara bumi berbisik. Tertengadah Pohon-…
Puisi: Tahun pun Turun Membuka Sayapnya (Karya Goenawan Mohamad) Tahun pun Turun Membuka Sayapnya Tahun pun turun membuka sayapnya ke luas-jauh benua-benua Laut membias: warna biru langit t…
Puisi: Jangan Lagi Engkau Berdiri (Karya Goenawan Mohamad) Jangan Lagi Engkau Berdiri Jangan lagi Engkau berdiri di jendela-jendela sunyi dan kelam kali Jangan lagi Engkau tak mengerti sajak apakah…
Puisi: Oda pada Van Gogh (Karya Taufiq Ismail) Oda pada Van Gogh Pohon sipres. Kafe tua Di ujung jalan Sepi. Sepi jua Langit berombak Bulan di san…
Puisi: Bunga Alang-Alang (Karya Taufiq Ismail) Bunga Alang-Alang Bunga alang-alang Di tebing kemarau Menggelombang Mengantar Bisik cemara Dalam getar Di jalan setapak Engkau…
Puisi: Kidung Dobrak Salahurus Karya: D.N. Aidit) Kidung Dobrak Salahurus Kau datang dari jauh adik Dari daerah banjir dan lapar Membawa hati lebih keras dari bencana Selamat datang dalam barisan kit…
Puisi: Stasiun Tugu (Karya Taufiq Ismail) Stasiun Tugu Tahun empat puluh tujuh, suatu malam di bulan Mei Ketika kota menderai dalam gerimis yang renyai Di tiang barat lentera merah m…
Puisi: Anak Malang (Karya D. Zawawi Imron) Anak Malang Ia terapung di angkasa malam bergelut menggulat duka nira kecut yang bersumber dari mata menderas dengan kaidah dendam tapi dendam pada s…
Puisi: Dialog (Karya Indonesia O'Galelano) Dialog (Fragmen) Buat H.B. Jassin malam yang merebahi punggung kota adalah rebahan putera-putera tersayang pada tanah air yang melahirkan mereka pad…
Puisi: Jalanan Kampung (Karya Rusli Marzuki Saria) Jalanan Kampung Jalanan kampung Gonjong surau kampung Di pintu garin mencibir Di mulutnya kumat-kamit takbir Jalanan kampung Kias kata memercik di te…
Puisi: Almamater (Karya Taufiq Ismail) Almamater Di depan gerbangmu tua pada hari ini Kami menyilangkan tangan, ke dada kiri Tegak tengadah menatap menatap bangunanmu …
Puisi: Elegia Ibu Kota (Karya Aldian Aripin) Elegia Ibu Kota O, Bapa pemimpin o, pemerintah hati yang beku betapa dingin. Siang betapa panas lelaki kami berkeringat m…