Sebuah Lorong yang Memanjang
Lagu apa gerangan memecah di hulu dendam
Lewat sebuah surau. Bisik-bisik yang terpendam
Sebuah lorong yang memanjang. Rumah perapian
Mengirap punai berhambur ke Selatan
Bumi yang teduh
Bisu yang rapuh
Mencecah di parak pagi
Dan termangu menanti
Jeritan-jeritan yang menjauh
Tatapan-tatapan mata yang luluh
Menghantar kesendirian senja
Bagai belebas patah tiba-tiba
Sumber: Horison (Desember, 1968)
Catatan:
Rumah-rumah yang digunakan untuk membakar batubara di Pekalongan Selatan.
Puisi: Sebuah Lorong yang Memanjang
Karya: Yunus Mukri Adi
Biodata Yunus Mukri Adi:
- Yunus Mukri Adi lahir pada tanggal 26 Januari 1941.