Info Terbaru: Pidie Jaya kembali dilanda banjir. Aceh belum benar-benar pulih

Puisi: Kota Ini Gilirannya (Karya Hijaz Yamani)

Puisi: Kota Ini Gilirannya Karya: Hijaz Yamani
Kota Ini Gilirannya


Kota ini gilirannya diserang wabah
yang melanda negeri-negeri jauh
Kota ini gilirannya tersapu rumah demi rumah
dan gedung-gedung kelabu dan bouwvallig

Terlibatkah kita sahabatku?
dalam gema dan bahana
yang menggidikkan bulu roma?

Debu-debu wabah yang menutup rongga nafas
membukatkan air kali dan melalap buah muda
wabah yang begitu lapar begitu dahaga

Benteng penghabisan telah pecah
Barisan perlawanan makin lemah
dan terompet sedih di balik malam
korban-korban berjatuhan

Terlibat kita sahabatku
dalam kota mati reruntuhan benteng penghabisan
tapi milik kita masih utuh
kepercayaan di sisi jantung luka


1972

Sumber: Horison (April, 1973)


Hijaz Yamani
Puisi: Kota Ini Gilirannya
Karya: Hijaz Yamani

Biodata Hijaz Yamani:
  • Hijaz Yamani lahir pada tanggal 23 Maret 1933 di Banjarmasin.
  • Hijaz Yamani meninggal dunia pada tanggal 17 Desember 2001 (pada umur 68 tahun) dan dimakamkan di Taman Makam Bahagia di Kota Banjarbaru.
© Sepenuhnya. All rights reserved.